arrow&v
arrow&v
arrow&v
arrow&v

Indeks Bu RT Desember 2019

Center for Indonesian Policy Studies

Topik:

Ketahanan Pangan & Agrikultur

Tipe:

Ringkasan:

Infografik

Penulis:

Indeks Bu RT (Indeks Bulanan Rumah Tangga) adalah angka indeks yang menggambarkan perubahan harga komoditas pangan di tingkat konsumen. Harga yang digunakan untuk menghitung Indeks Bu RT merupakan harga terendah dari hasil perbandingan harga di Indonesia dengan harga di beberapa negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, India, Australia, dan Selandia Baru. Sebagian besar komoditas pangan yang dipilih merupakan bagian dari sembilan bahan pokok (sembako).

Bu RT Index December 2019

Center for Indonesian Policy Studies

Topik:

Food Security & Agriculture

Tipe:

Ringkasan:

Infographic

Penulis:

The Bu RT Index (Indeks Bulanan Rumah Tangga or Monthly Household Expenses Index) measures and tracks how much Indonesians pay for basic food items, compared to consumers in neighboring countries, based on supermarkets price. This comparison aims to show how much Indonesian families would have saved on basic food items, if food prices in Indonesia were as cheap as other countries.

Indeks Bu RT November 2019

Center for Indonesian Policy Studies

Topik:

Ketahanan Pangan & Agrikultur

Tipe:

Ringkasan:

Infografik

Penulis:

Indeks Bu RT (Indeks Bulanan Rumah Tangga) adalah angka indeks yang menggambarkan perubahan harga komoditas pangan di tingkat konsumen. Harga yang digunakan untuk menghitung Indeks Bu RT merupakan harga terendah dari hasil perbandingan harga di Indonesia dengan harga di beberapa negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, India, Australia, dan Selandia Baru. Sebagian besar komoditas pangan yang dipilih merupakan bagian dari sembilan bahan pokok (sembako).

Bu RT Index November 2019

Center for Indonesian Policy Studies

Topik:

Food Security & Agriculture

Tipe:

Ringkasan:

Infographic

Penulis:

The Bu RT Index (Indeks Bulanan Rumah Tangga or Monthly Household Expenses Index) measures and tracks how much Indonesians pay for basic food items, compared to consumers in neighboring countries, based on supermarkets price. This comparison aims to show how much Indonesian families would have saved on basic food items, if food prices in Indonesia were as cheap as other countries.

Policy Paper No. 25 - Effectiveness of State Trading Enterprises in Achieving Food Security: Case Studies from Bernas in Malaysia and Bulog in Indonesia

Fatimah Mohamed Arshad, Bustanul Arifin, Yeong Sheng Tey

Topik:

Food Security & Agriculture

Tipe:

Ringkasan:

Policy Paper

Penulis:

Rice is such an important commodity for the food security of countries such as Indonesia and Malaysia. State Trading Enterprises (STEs) have often taken the lead on ensuring access to this key commodity. However, these entities are often criticised for creating market distortions through their monopolistic nature. Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), in collaboration with Malaysian think-tank, IDEAS, has published a policy paper that outlines the impacts and contributions of STEs through Bulog in Indonesia, and Bernas in Malaysia, on Asia’s essential rice commodity.

Discussion Paper No. 8 - Private Sector Initiatives to Boost Productivity of Cocoa, Coffee, and Rubber in Indonesia

Mercyta Jorsvinna Glorya, Arief Nugraha

Topik:

Food Security & Agriculture

Tipe:

Ringkasan:

Discussion Paper

Penulis:

Indonesian farmers growing cocoa, coffee and rubber are struggling to maintain productivity levels needed to supply demand. Farmers face tough challenges to provide the quality and quantity buyers need, and face stiff competition from farmers in other countries. As a result, many farmers turn away from these commodities in search of more promising sources of livelihoods.

Government programs have been created to incentivise and improve availability of resources farmers need to grow these commodities, yet, in our latest paper, we discuss how private sector actors have been the most effective in supporting farmers.



Makalah Diskusi No. 8 - Inisiatif Sektor Swasta untuk Meningkatkan Produktivitas Kakao, Kopi, dan Karet di Indonesia

Mercyta Jorsvinna Glorya, Arief Nugraha

Topik:

Ketahanan Pangan & Agrikultur

Tipe:

Ringkasan:

Makalah Diskusi

Penulis:

Petani kakao, kopi, dan karet di Indonesia berjuang untuk mempertahankan tingkat produktivitas yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan pasar. Mereka menghadapi tantangan yang berat untuk menyediakan kualitas dan kuantitas yang dibutuhkan para pembeli serta menghadapi persaingan yang ketat dari para petani di negara lain. Akibatnya, banyak petani beralih dari komoditas ini untuk mencari sumber mata pencaharian yang lebih menjanjikan.

Program pemerintah telah dibuat untuk memberikan insentif serta meningkatkan ketersediaan sumber daya dibutuhkan petani untuk menumbuhkan komoditas ini, namun, dalam makalah terbaru ini, kami akan membahas bagaimana pihak sektor swasta menjadi yang paling efektif dalam mendukung petani.

International Trade Barrier Index 2019: The Health & Price Effect's of Indonesia's Trade Restriction on Rice

Galuh Octania, Muhammad Diheim Biru

Topik:

Food Security & Agriculture

Tipe:

Ringkasan:

Case Study

Penulis:

Bu RT Index October 2019

Center for Indonesian Policy Studies

Topik:

Food Security & Agriculture

Tipe:

Ringkasan:

Infographic

Penulis:

The Bu RT Index (Indeks Bulanan Rumah Tangga or Monthly Household Expenses Index) measures and tracks how much Indonesians pay for basic food items, compared to consumers in neighboring countries, based on supermarkets price. This comparison aims to show how much Indonesian families would have saved on basic food items, if food prices in Indonesia were as cheap as other countries.

Indeks Bu RT Oktober 2019

Center for Indonesian Policy Studies

Topik:

Ketahanan Pangan & Agrikultur

Tipe:

Ringkasan:

Infografik

Penulis:

Indeks Bu RT (Indeks Bulanan Rumah Tangga) adalah angka indeks yang menggambarkan perubahan harga komoditas pangan di tingkat konsumen. Harga yang digunakan untuk menghitung Indeks Bu RT merupakan harga terendah dari hasil perbandingan harga di Indonesia dengan harga di beberapa negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, India, Australia, dan Selandia Baru. Sebagian besar komoditas pangan yang dipilih merupakan bagian dari sembilan bahan pokok (sembako).

Policy Paper No. 24 - Combating Unrecorded Alcohol Through Law Enforcement: A Case Study in Greater Bandung

Mercyta Jorsvinna Glorya, Kidung Asmara Sigit

Topik:

Community Livelihoods

Tipe:

Ringkasan:

Policy Paper

Penulis:

CIPS has published Combating Unrecorded Alcohol Through Law Enforcement: A Case Study in Greater Bandung. In our latest paper, we outline policy reforms needed to address the high number of fatalities from illegal alcohol consumption that have affected Bandung in recent years. The paper argues to reduce restrictions on safe and legal alcohol to divert consumers from seeking alcohol in black markets, and improved education and law enforcement efforts on responsible legal alcohol consumption in the interest of public health and safety.

Makalah Kebijakan No. 24 - Memerangi Alkohol Ilegal dengan Penegakan Hukum: Studi Kasus di Wilayah Bandung Raya

Mercyta Jorsvinna Glorya, Kidung Asmara Sigit

Topik:

Kesejahteraan Rakyat

Tipe:

Ringkasan:

Makalah Kebijakan

Penulis:

Makalah Kebijakan No. 23 - Investasi Cina di Sektor Fintech Indonesia: Interaksinya dengan Perkembangan Tata Kelola Regulasi Indonesia

Ajisatria Suleiman

Topik:

Kesempatan Ekonomi

Tipe:

Ringkasan:

Makalah Kebijakan

Penulis:

Bu RT Index August 2019

Center for Indonesian Policy Studies

Topik:

Food Security & Agriculture

Tipe:

Ringkasan:

Infographic

Penulis:

The Bu RT Index (Indeks Bulanan Rumah Tangga or Monthly Household Expenses Index) measures and tracks how much Indonesians pay for basic food items, compared to consumers in neighboring countries, based on supermarkets price. This comparison aims to show how much Indonesian families would have saved on basic food items, if food prices in Indonesia were as cheap as other countries.

Indeks Bu RT Agustus 2019

Center for Indonesian Policy Studies

Topik:

Ketahanan Pangan & Agrikultur

Tipe:

Ringkasan:

Infografik

Penulis:

Indeks Bu RT (Indeks Bulanan Rumah Tangga) adalah angka indeks yang menggambarkan perubahan harga komoditas pangan di tingkat konsumen. Harga yang digunakan untuk menghitung Indeks Bu RT merupakan harga terendah dari hasil perbandingan harga di Indonesia dengan harga di beberapa negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, India, Australia, dan Selandia Baru. Sebagian besar komoditas pangan yang dipilih merupakan bagian dari sembilan bahan pokok (sembako).

Improving Indonesia’s Food
Statistics through the Area
Sampling Frame Method

Kadir Ruslan

Topik:

Food Security & Agriculture

Tipe:

Ringkasan:

Policy Paper

Penulis:

This paper highlights shows how differing methods of data collection from various government bodies have led to an erroneous overestimations in Indonesia’s domestic rice supplies. The data, which is used in the decision making process for food policies, have impacted how much consumers pay for rice. The paper proposes modern data collection methods to capture a more accurate picture of staple food availability, and the challenges these proposed methods would face if implemented.

Memperbaiki Data Pangan Indonesia Lewat Metode Kerangka Sampel Area

Kadir Ruslan

Topik:

Ketahanan Pangan & Agrikultur

Tipe:

Ringkasan:

Makalah Kebijakan

Penulis:

Perbedaan metode pengumpulan data dari berbagai lembaga pemerintah telah menyebabkan perkiraan yang salah dalam pasokan beras domestik Indonesia. Data ini digunakan untuk pengambilan keputusan untuk kebijakan pangan dan menyebabkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen. Makalah kebijakan publik ini mengusulkan metode pengumpulan data modern untuk menangkap gambaran ketersediaan bahan pangan pokok yang lebih akurat, serta tantangan yang akan dihadapi jika metode yang diusulkan akan diimplementasikan.

Policy Paper No. 23 - Chinese Investments in Indonesia’s Fintech Sector: Their Interaction with Indonesia’s Evolving Regulatory Governance

Ajisatria Suleiman

Topik:

Economic Opportunities

Tipe:

Ringkasan:

Policy Paper

Penulis:

This paper analyses Chinese investment in the financial technology (fintech) sector in Indonesia, which ranges from payment systems to lending to wealth management. The paper calls for regulators to react to problems as they arise rather that controlling innovations to allow the market to meet consumer needs.



It will specifically addresses fintech lending both by Chinese investors and their domestic partners as a major source of controversy in Indonesia. It elaborates on how Chinese investors respond to the evolving regulatory environment in Indonesia and addresses local debates over the intentions and structure of Chinese investors in the Indonesian fintech sector, comparing those debates to the actual situation of Chinese FDI in Indonesia.

Memperbaiki Data Pangan Indonesia Lewat Metode Kerangka Sampel Area

Kadir Ruslan

Topik:

Ketahanan Pangan & Agrikultur

Tipe:

Ringkasan:

Penulis:

Perbedaan metode pengumpulan data dari berbagai lembaga pemerintah telah menyebabkan perkiraan yang salah dalam pasokan beras domestik Indonesia. Data ini digunakan untuk pengambilan keputusan untuk kebijakan pangan dan menyebabkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen. Makalah kebijakan publik ini mengusulkan metode pengumpulan data modern untuk menangkap gambaran ketersediaan bahan pangan pokok yang lebih akurat, serta tantangan yang akan dihadapi jika metode yang diusulkan akan diimplementasikan.

Prospek dan Tantangan Padi Hibrida di Indonesia

Indra Krishnamurti, Muhammad Diheim Biru

Topik:

Ketahanan Pangan & Agrikultur

Tipe:

Ringkasan:

Policy Paper

Penulis:

Beras adalah makanan pokok di Indonesia, walaupun harganya terlampau mahal dibanding dengan harga beras internasional akibat tingginya permintaan dan rendahnya produktivitas domestik. Benih beras hibrida memiliki potensi untuk memperbaiki panen, namun di Indonesia terdapat aturan yang menghambat pengembangan dan ketersediaan benih beras hibrida. Aturan ini menghalangi petani untuk berinvestasi dan menghasilkan panen yang lebih produktif. Makalah kebijakan publik ini menganjurkan pemerintah untuk memfasilitasi penelitan dan pengembangan terhadap benih beras hibrida dan memberikan akses kepada petani dari pasokan global.

kontak

+62 21 227 69 233

Jalan Terogong Raya No. 6B 

Cilandak

Jakarta Selatan 12430

Indonesia

ikuti
  • Facebook Social Icon
  • Twitter Social Icon
  • Instagram Social Icon
  • YouTube Social  Icon
Center for Indonesian Policy Studies is officially registered
under the name Yayasan Cipta Sentosa 

© 2019 Center for Indonesian Policy Studies