top of page

Mengoptimalkan Program Bantuan Benih Jagung untuk Meningkatkan Produktivitas di Indonesia

Pink Flowers_edited.jpg

Penulis

Girl with Backpack

Aditya Alta

Girl with Backpack

Azizah Fauzi

Jagung berperan penting terhadap perekonomian karena komoditas ini digunakan sebagai bahan baku dan barang setengah jadi oleh sektor sektor hilir, seperti pakan ternak (62,72%) dan tepung olahan (11,40%). Jagung juga merupakan sektor pertanian dengan nilai tambah tertinggi ketiga setelah padi dan kelapa sawit.

Dibandingkan dengan periode 2014–2019, tingkat pertumbuhan produktivitas jagung dalam lima tahun terakhir terpantau melambat. Oleh karenanya, momentum produktivitas jagung harus dipertahankan dan ditingkatkan. Salah satu upaya kebijakan yang dapat dilakukan adalah meningkatkan adopsi benih unggul melalui program bantuan benih.

Namun, Survei Ubinan dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa produktivitas petani yang menerima bantuan benih justru lebih rendah daripada yang tidak. Data menunjukkan bahwa produktivitas penerima bantuan benih menurun antara 2019 dan 2022. Hal ini memperlihatkan adanya urgensi untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi program bantuan benih.

Penargetan penerima bantuan yang lebih baik menggunakan dataset untuk menentukan status pasar telah membuahkan hasil yang positif: (i) meningkatnya jumlah petani yang mengadopsi varietas benih unggul secara mandiri setelah berhenti menerima bantuan dan (ii) berkurangnya distorsi pasar. Namun, jumlah penerima bantuan yang kurang tepat sasaran masih besar, dan rasio biaya-manfaat program secara keseluruhan tidak secara signifikan lebih baik.

Untuk menunjang pertumbuhan produktivitas jagung, perbaikan program bantuan benih harus dilakukan secara komprehensif. Artinya, upaya perbaikan seyogianya dilakukan lebih dari sekadar memperluas penerapan klasifikasi wilayah berdasarkan status pasar. Upaya yang dikerahkan perlu mencakup proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi. Hal ini meliputi perencanaan strategis secara terintegrasi, tujuan program yang jelas, pemantauan atas adopsi benih, penargetan yang akurat, penyelarasan dengan pendampingan praktik pertanian yang baik (good agricultural practices atau GAP), dan dukungan infrastruktur.

Girl with Backpack

Binar Asri Lestari

Publikasi Lainnya

Pink Flowers_edited.jpg

Pelajaran dari Pertanian Periurban di Jawa untuk Mendorong Konsumsi Pangan yang Sehat dan Berkelanjutan di Indonesia

Pink Flowers_edited.jpg

Kesenjangan Iklim-Gizi: Mewujudkan Sistem Pangan Indonesia yang Sehat dan Berkelanjutan

Pink Flowers_edited.jpg

Lessons from Java’s Peri-Urban Agriculture toward Fostering A Healthy and Sustainable Diet in Indonesia

Pink Flowers_edited.jpg

The Climate-Nutrition Disconnect: Championing Indonesia’s Healthy and Sustainable Food System

Pink Flowers_edited.jpg

Protecting Children in the Digital Space: Strengthening PP TUNAS through a Shared Responsibility Approach

Pink Flowers_edited.jpg

Menjembatani Fragmentasi Kebijakan: Menyelaraskan Sistem Pangan Indonesia untuk Perbaikan Gizi

Pink Flowers_edited.jpg

Meningkatkan Produktivitas: Investasi ke Pekebun Swadaya sebagai Motor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi

Pink Flowers_edited.jpg

Bridging Policy Fragmentation: Aligning Indonesia’s Food Systems for Better Nutrition

Pink Flowers_edited.jpg

Unlocking Productivity: Investing in Oil Palm Smallholders to Achieve Rapid Growth

Pink Flowers_edited.jpg

Dari Sertifikasi Menuju Pertumbuhan: Mengapa Produktivitas Petani Kecil Penting bagi Perekonomian Indonesia

Pink Flowers_edited.jpg

From Certification to Growth: Why Smallholder Productivity Matters for Indonesia’s Economy

Pink Flowers_edited.jpg

Optimizing Intensification in the Food Estate Program to Strengthen Indonesia’s National and Global Food Security

Pink Flowers_edited.jpg

Casting the Right Policy Net: Should Indonesia Use Quotas to Manage Its Fisheries?

Pink Flowers_edited.jpg

Tata Kelola yang Lebih Baik untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia

Pink Flowers_edited.jpg

Menavigasi Masa Depan Dunia Kerja: Pendekatan Kebijakan untuk Pekerjaan Gig di Indonesia

Pink Flowers_edited.jpg

Better Governance for Indonesia’s Free Nutritious Meal Program (MBG)

Pink Flowers_edited.jpg

Improving Female Students’ Motivation in STEM through School-based Intervention

Pink Flowers_edited.jpg

Navigating the Future of Work: Policy Approaches for Gig Work in Indonesia

Pink Flowers_edited.jpg

Melindungi Anak di Ruang Digital: Memperkuat PP TUNAS melalui Pendekatan Tanggung Jawab Bersama

Pink Flowers_edited.jpg

Digitalisasi Rantai Nilai Pangan: Memperkuat Posisi dan Kesejahteraan Petani

Pink Flowers_edited.jpg

Digitalizing the Food Value Chain: Strengthening Farmers’ Position and Welfare

Pink Flowers_edited.jpg

Dampak Sistem Neraca Komoditas terhadap Birokrasi Perdagangan dan Harga Pangan di Indonesia

Pink Flowers_edited.jpg

The Impact of the Commodity Balance System on Trade Bureaucracy and Food Price in Indonesia

Pink Flowers_edited.jpg

Suara Masyarakat untuk Tata Guna Lahan Berkelanjutan di Indonesia: Studi Kasus Keberhasilan Perencanaan Tata Guna Lahan Partisipatif (PLUP) di Aceh & Riau

Pink Flowers_edited.jpg

Community Voices for Sustainable Land Use in Indonesia: Case Studies of Successful Participatory Land Use Planning (PLUP) in Aceh & Riau

Pink Flowers_edited.jpg

Indonesia's Accession to OECD Understanding the Economic Implications

Pink Flowers_edited.jpg

Bayang-Bayang Penyensoran: Perkembangan Kebijakan Moderasi Konten Indonesia

Pink Flowers_edited.jpg

Shadows of Censorship: Indonesia’s Content Moderation Policy Development

Pink Flowers_edited.jpg

Mengoptimalkan Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa untuk Pemulihan Pembelajaran yang Efektif

Pink Flowers_edited.jpg

Mengoptimalkan Potensi Ekonomi Indonesia melalui Aksesi OECD

Pink Flowers_edited.jpg

Menafsir Ulang Food Estate Indonesia: Jejak, Dinamika, dan Masa Depan Ketahanan Pangan Nasional

Pink Flowers_edited.jpg

Harnessing Student-Centered Learning for Effective Learning Recovery

Pink Flowers_edited.jpg

Unlocking Indonesia’s Economic Potential Through OECD Accession

Pink Flowers_edited.jpg

Indonesia’s Food Estate in Context: Bridging Past, Present and Future for National Food Security

Pink Flowers_edited.jpg

Shared Responsibility: Redefining Stakeholders’ Roles in Digital Era

Pink Flowers_edited.jpg

Menargetkan Efisiensi: Meninjau Kembali Reformasi Subsidi Pupuk Indonesia

Pink Flowers_edited.jpg

Targeting Efficiency: Reviewing Indonesia’s Fertilizer Subsidy Reform

Pink Flowers_edited.jpg

Tanggung Jawab Bersama: Menata Ulang Peran Para Pemangku Kepentingan di Era Digital

Pink Flowers_edited.jpg

Mewujudkan Otonomi Sekolah untuk Mendukung Pembelajaran yang Responsif terhadap Budaya: Bukti dari Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur

Pink Flowers_edited.jpg

Envisioning School Autonomy to Leverage Culturally Responsive Learning: Evidence from East Java and East Nusa Tenggara

  • Youtube CIPS
  • Twitter CIPS
  • Instagram CIPS
  • LinkedIn CIPS
  • Email CIPS
bottom of page