top of page

Meningkatkan Produktivitas: Investasi ke Pekebun Swadaya sebagai Motor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi

Pink Flowers_edited.jpg

Penulis

Girl with Backpack

Rahmad Supriyanto

Girl with Backpack

Maria Dominika

Investasi untuk meningkatkan produktivitas pekebun swadaya berpotensi menghasilkan tambahan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sebesar Rp70,3 triliun, meningkatkan ekspor sebesar Rp36,4 triliun, menambah produksi minyak sawit mentah (CPO) sebanyak 4,73 juta ton, serta memperkuat daya saing pekebun swadaya.

Namun, pekebun swadaya masih menghadapi persoalan produktivitas yang rendah. Produktivitas mereka tercatat 0,5 hingga 1,3 ton/ha lebih rendah daripada produktivitas jenis perkebunan lainnya. Selain itu, kapasitas mereka untuk memenuhi standar keberlanjutan masih terbatas.

Guna meningkatkan produktivitas dan kinerja keberlanjutan, pekebun swadaya membutuhkan akses yang lebih luas terhadap praktik pertanian yang baik (GAP1), pembiayaan yang terjangkau, dan input pertanian berkualitas. Akan tetapi, akses ke berbagai faktor penunjang produktivitas tersebut terkendala oleh tanaman kelapa sawit yang telah menua, persyaratan legalitas lahan yang kaku, terbatasnya akses ke pembiayaan, serta lemahnya aksi kolektif di kalangan petani.

Maka dari itu, ringkasan kebijakan ini mengusulkan rekomendasi sebagai berikut:
- Pemerintah perlu menerapkan instrumen kebijakan yang lebih tepat sasaran dengan memprioritaskan penggunaan dana BPDP2 untuk peremajaan serta menerapkan alokasi DBH3 yang lebih fleksibel.
- Persyaratan legalitas lahan perlu dilonggarkan dengan menyederhanakan pengajuan STD-B4, serta menerapkan proses multipihak dan pendekatan yurisdiksional.

Girl with Backpack

Krisna Gupta

Publikasi Lainnya

  • Youtube CIPS
  • Twitter CIPS
  • Instagram CIPS
  • LinkedIn CIPS
  • Email CIPS
bottom of page