Penyediaan Akses terhadap Pendidikan Berkualitas lewat Sekolah Swasta Berbiaya Rendah

Pink Flowers

Authors

Girl with Backpack

T. Sila Wikaningtyas

Girl with Backpack

Sekolah swasta mencakup 35% dari keseluruhan sekolah di Indonesia, dan di sejumlah daerah jumlahnya melebihi sekolah negeri. Koja, sebuah wilayah miskin di Jakarta Utara, adalah salah satu daerah tersebut – terdapat 86 sekolah swasta dan 77 sekolah negeri di sana. 51 dari 86 sekolah swasta di Koja adalah sekolah swasta berbiaya rendah, yang menerima anak-anak dari keluarga prasejahtera. Sayangnya, di Indonesia, sektor ini belum mendapatkan perhatian yang layak dari masyarakat. Meskipun sekolah swasta merupakan bagian dari kontribusi masyarakat bagi pendidikan nasional di Indonesia, diskursus nasional akan pendidikan berfokus hampir seluruhnya pada sekolah negeri.

Tahun-tahun belakangan ini, pemerintah meresmikan dua peraturan yang menentukan persyaratan minimum untuk sarana dan prasarana sekolah (Peraturan Kementerian Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 dan Nomor 40 Tahun 2008). Persyaratan untuk minimal luas lahan dan ukuran bangunan menghambat baik pendirian sekolah swasta berbiaya rendah yang baru maupun perluasan sekolah yang sudah ada, karena keterbatasan lahan yang tersedia di daerah perkotaan yang padat seperti Koja. Persyaratan ini harus dikaji ulang untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif dalam membantu sekolah-sekolah swasta ini dalam melayani warga miskin.

Other Publications