Kebijakan untuk Harga Beras yang Lebih Terjangkau
Jum, 29 Nov
|Aston di Kuningan Suites
Mengevaluasi efektivitas dan peranan Bulog dalam tata niaga beras di Indonesia.


Waktu & Lokasi
29 Nov 2019, 08.30 – 12.00
Aston di Kuningan Suites, Jl. Setia Budi Utara Raya No.5, RW.1, Kuningan, Setia Budi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12920, Indonesia
Tentang Event
PEMBICARA
Prof.Dr.Ir. Bustanul Arifin, M.Si. , Guru Besar Tetap Ilmu Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
Tri Wahyudi Saleh , Direktur Operasional dan Pelayanan Publik, Badan Urusan Logistik (Bulog)
Muhammad Maulana , Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI)
Beras merupakan bahan makanan pokok sebagian besar penduduk di negara-negara Asia Tenggara. Akan tetapi, semua negara dapat memenuhi permintaannya dari dalam negeri banyak faktor, seperti berkurangnya lahan sawah dan tidak ada jumlah penduduk. Beberapa negara kemudian membuka akses ke perdagangan pangan yang secara khusus diimplementasikan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/ Badan Usaha Milik Negara . BUMN di Indonesia yang memiliki kewenangan dalam urusan tata niaga beras adalah Badan Urusan Logistik (Bulog).
Bulog pertama kali dibentuk sebagai upaya mendukung berjalannya rezim pangannya Presiden Soeharto untuk mengisi stok dalam negeri. Tidak hanya beras, Bulog pada saat itu juga mengatur tata niaga komoditas pangan selain beras, seperti gula, gandum dan kedelai. Krisi…





