• Admin

Valorisasi Pengetahuan dalam Pendidikan

oleh: Patricia Kandou, Center for Indonesian Policy Studies

Artikel ini pernah dimuat di: Asia Philanthropy Circle - bit.ly/2RqCifD


Berbagai upaya sedang dilakukan oleh organisasi dan lembaga di Indonesia untuk mempromosikan pengetahuan berbasis penelitian tentang pengembangan pendidikan. Data dikumpulkan dari beragam topik, mulai dari kompetensi guru dan motivasi siswa, sampai iuran sekolah dan aksesibilitas. Lalu apa yang bisa kita lakukan dengan data yang melimpah tersebut?


Dalam upaya untuk berkolaborasi, Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) dan United Nations Educational, Social, and Cultural Organization (UNESCO) memulai inisiatif untuk mengadakan Kelompok Kerja Nasional yang terdiri dari para pemangku kepentingan dalam sektor pendidikan di Indonesia. Tujuannya untuk mengumpulkan dan menyelaraskan informasi yang kemudian dapat diakses melalui satu pintu yang inklusif. Lewat akses tunggal terhadap informasi, pemrosesan data akan lebih terfasilitasi. Mengubah data menjadi suatu produk atau jasa untuk mendukung pendidikan nasional—dalam kata lain, Valorisasi Pengetahuan—akan menjadi lebih efektif.


Pembentukan Kelompok Kerja Nasional adalah awal mula dari usaha pembentukan kerja sama. Berlangsung pada 24 September 2018 lalu di Aston Kuningan, Jakarta, acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 20 institusi. Para peserta memperlihatkan antusiasme mereka terhadap peningkatan pendidikan nasional melalui peluang pembagian dan eksplorasi informasi. Para peserta yang hadir diantaranya adalah Badan Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Tanoto Foundation, Bakti Barito Foundation, Yayasan Usaha Mulia, Edufor Papua, Kuark, Taman Bacaan Pelangi serta Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.


Perwakilan dari beberapa organisasi tergabung dalam kelompok kerja yang diselenggarakan oleh CIPS dan UNESCO

Peneliti CIPS, Pandu Baghaskoro, selaku pemimpin proyek, menegaskan tujuan dari inisiatif ini adalah untuk mendukung perwujudan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) dari PBB, khususnya poin nomor 4, yaitu Pendidikan yang Berkualitas

Selama acara berlangsung, Asian Philantrophy Circle (APC) yang diwakili oleh Yayasan Bakti Barito dan Tanoto Foundation, berbagi ide mengenai Valorisasi Pengetahuan. Dalam usaha untuk mempromosikan filantropi yang didorong oleh data, APC pernah bekerja dalam peta daring interaktif untuk sekolah/lembaga pembelajaran yang menerima dukungan filantropik. Wadah tersebut disambut dengan baik oleh banyak organisasi. Mereka juga menyatakan antuasiasmenya untuk menjadi bagian dalam inisiasi tersebut.


Dian Purbasari dari Yayasan Bakti Barito dan Murni Leo dari Tanoto Foundation menjelaskan tentang bagaimana organisasi dapat menggunakan data yang tersedia di website untuk merancang wadah data terkait area program, lokasi geografis, dan kolaborator potensial

CIPS memimpin diskusi dengan pertanyaan-pertanyaan terkait ketersediaan data dari masing-masing organisasi dan seberapa terbuka mereka dalam pembagian informasi

Dari hasil diskusi, tersebut, CIPS menyimpulkan bahwa badan pemerintahan memegang informasi yang lebih umum terkait pendidikan nasional, seperti contohnya jumlah sekolah (negeri dan swasta) dan jumlah KIP (Kartu Indonesia Pintar). Di sisi lain, badan non-pemerintah memiliki informasi terkait program yang spesifik, seperti literasi siswa di Indonesia Timur dan kompetensi guru.


Selain berbagi data dan kerja sama antar pemangku kepentingan, mendidik pengguna informasi juga dianggap sangat krusial karena memahami data tidak sesederhana kelihatannya.


CIPS menjelaskan ada berbagai startegi yang bisa dilakukan untuk mencapai hasil akhir yang diharapkan. Misalnya mengenai sesi pendalaman dengan para pemangku kepentingan di Kelompok Kerja Nasional. Hal ini diperlukan untuk menciptakan langkah konkrit untuk valorisasi pengumpulan data. Selanjutnya, pelatihan peningkatan kapasitas akan dilaksanakan pada Desember 2018 untuk mewujudkan inisiatif tersebut.

Contact

+62 21 227 69 233

Jalan Terogong Raya No. 6B 

Cilandak

Jakarta Selatan 12430

Indonesia

follow US!
  • Facebook Social Icon
  • Twitter Social Icon
  • Instagram Social Icon
  • YouTube Social  Icon
Center for Indonesian Policy Studies is officially registered
under the name Yayasan Cipta Sentosa 

© 2019 Center for Indonesian Policy Studies