• ekytriwulan7

Sistem Akreditasi Sekolah Perlu Dievaluasi

SIARAN PERS

Kontak Media: 08111088100 (Vera)


1 Februari 2019 – JAKARTA, Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pandu Baghaskoro mengatakan, sistem akreditasi sekolah memang perlu dievaluasi. Evaluasi ini penting sebagai bagian dari mengoptimalkan sistem zonasi untuk menghilangkan ‘kastanisasi’ atau stigma sekolah favorit.


Pandu memaparkan wacana untuk menjadi sistem akreditasi ke dalam dua pilihan sangat relevan untuk diterapkan. Dua pilihan tersebut adalah sekolah yang dengan sempurna memenuhi delapan standar minimum masuk kategori terakreditasi dan sekolah yang belum sepenuhnya memenuhi persyaratan. Sekolah yang belum memenuhi persyaratan ini masuk kategori tidak terakreditasi. Hal ini tentunya akan membentuk persepsi yang baru bagi para orangtua dan murid karena tidak ada gradasi lagi dalam akreditasi (seperti A, B atau C). Namun hanya sudah atau belum memenuhi standar nasional.



“Perlu diingat juga bahwa orangtua dan murid tidak hanya semata-mata melihat akreditasi sekolah untuk melihat kualitas sebuah satuan pendidikan (sekolah). Ada banyak lagi faktor yang mempengaruhi persepsi orangtua terhadap kualitas sebuah sekolah, misalnya, prestasi non akdemik dan akademik. Jadi, akreditasi bukan faktor penentu bagi orangtua atau murid untuk memilih sebuah sekolah,” terangnya.


Selanjutnya, yang perlu dilakukan adalah mewujudkan persaingan yang sehat. Kompetisi yang sehat dapat mendorong terciptanya inovasi serta peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah. Jika seluruh sekolah di Indonesia sudah terakreditasi (memenuhi standar minimum pelayanan), maka pemerintah perlu untuk mendorong terciptanya kompetisi sehat diantara sekolah – sekolah tersebut.


“Jadi, menurut saya tetap perlu ada ‘pembeda’ dari sekolah yang satu dengan yang lainnya. Kalau semuanya sama tanpa ada ‘pembeda’, itu justru akan berpotensi menghambat perkembangan pendidikan kita ke depannya. Jadi, kolaborasi itu sama pentingnya dengan kompetisi. Tantangan bagi pemerintah adalah bagaimana menciptakan suasana kolaboratif serta menjaga kompetisi yang sehat di antara sekolah – sekolah ini,” urai Pandu.

Contact

+62 21 227 69 233

Jalan Terogong Raya No. 6B 

Cilandak

Jakarta Selatan 12430

Indonesia

follow US!
  • Facebook Social Icon
  • Twitter Social Icon
  • Instagram Social Icon
  • YouTube Social  Icon
Center for Indonesian Policy Studies is officially registered
under the name Yayasan Cipta Sentosa 

© 2019 Center for Indonesian Policy Studies