Pemerintah Perlu Intensifkan Proses Merger Perguruan Tinggi Swasta

SIARAN PERS

Kontak Media: 08111088100 (Vera)


12 Agustus 2019 – JAKARTA, Proses penggabungan atau merger perguruan tinggi swasta (PTS) perlu kembali diintensifkan pemerintah. Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Nadia Fairuza Azzahra mengatakan kebijakan penggabungan beberapa universitas yang berada di yayasan yang sama serta mencabut izin operasional universitas yang dianggap tidak memenuhi standar merupakan hal positif untuk mencapai efisiensi manajemen pendidikan di jenjang perguruan tinggi.



Universitas yang digabung ini dapat fokus meningkatkan kualitasnya daripada fokus meningkatkan kuantitas sarana prasana serta human resources. Kemudian, penggabungan ini juga berimbas pada hematnya anggaran pendidikan. Diharapkan, dengan adanya penggabungan ini kualitas universitas dapat meningkat dengan signifikan. Selain itu, universitas yang perizinannya dicabut dapat menghindarkan calon mahasiswa dari institusi pendidikan yang “abal-abal.”


Permasalahan yang muncul dari menjamurnya perguruan tinggi di Indonesia merupakan buah dari peraturan Permenristekdikti nomor 51 tahun 2018. Dalam peraturan tersebut, pemerintah memberikan kelonggaran bagi pihak swasta untuk mendirikan universitas, akan tetapi, di sisi lain pemerintah berusaha untuk mengurangi jumlah PTS di Indonesia. Peraturan yang kontradiktif ini harus segera direvisi ulang. Sudah seharusnya pemerintah melakukan seleksi ketat pada yayasan yang ingin membuka universitas mengingat jumlah universitas yang sudah sangat banyak di Indonesia.


Nadia menambahkan, hal ini merupakan pekerjaan rumah besar bagi pemerintah mengingat bahwa banyaknya universitas yang didirikan tidak serta merta diiringi dengan meningkatnya kualitas jenjang pendidikan tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, seleksi ketat dan sistematis mutlak demi mencapai kualitas pendidikan yang diinginkan.


Pendirian PTS di Indonesia harus diimbangi dengan adanya perhitungan sistematis terkait dengan daerah pendirian, jenis program studi yang ingin dibuka, serta kapabilitas sarana prasarana serta human resources dimiliki. Hal penting untuk diingat karena jumlah PTS di Indonesia sudah mencapai angka yang terlalu banyak. Beberapa diantara mereka bahkan tidak memenuhi standar pendidikan yang ada. Upaya pemerintah yang pada awalnya bermaksud untuk meningkatkan angka partisipasi di jenjang perguruan tinggi menjadi tidak tercapai.

Contact

+62 21 227 69 233

Jalan Terogong Raya No. 6B 

Cilandak

Jakarta Selatan 12430

Indonesia

follow US!
  • Facebook Social Icon
  • Twitter Social Icon
  • Instagram Social Icon
  • YouTube Social  Icon
Center for Indonesian Policy Studies is officially registered
under the name Yayasan Cipta Sentosa 

© 2019 Center for Indonesian Policy Studies