Implementasi OSS Perlu Diperkuat Untuk Tingkatkan Realisasi Investasi di Semester II 2019

SIARAN PERS

Kontak Media: 08111088100 (Vera)


2 Agustus 2019 – JAKARTA, Implementasi Online Single Submission (OSS) perlu diperkuat untuk meningkatkan realisasi investasi di Tanah Air pada semester II tahun ini. Peneliti Center for Indonesian Policy Studies Pingkan Audrine Kosijungan mengatakan, penguatan implementasi OSS perlu terus dilakukan mengingat masih banyak permasalahan yang dihadapi dalam penerapan sistem ini, di antaranya adalah sinkronisasi regulasi antara pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah serta pemerataan infrastruktur dan koneksi internet di seluruh Indonesia.




Pada tahun ini, Indonesia menempati posisi ke-73 dari total 190 negara dalam ranking Indeks Kemudahan Berusaha (Ease of Doing Business Index) yang diluncurkan oleh Bank Dunia dengan perolehan skor 67.96, naik 1.42 poin dari skor tahun lalu. Hal ini juga didukung dengan masuknya Indonesia sebagai salah satu dari 46 negara yang mengalami peningkatan ekonomi pada indeks tersebut, secara khusus berkaitan dengan regulatory reform.


“Dengan adanya peningkatan dalam aspek-aspek seperti kemudahan memulai usaha, perizinan konstruksi, pendaftaran properti, akses terhadap listrik, proteksi investor, pembayaran pajak, hingga perdagangan antardaerah diharapkan peringkat Indonesia dapat terus meningkat dan dapat menjadi daya tarik bagi investor untuk kembali menanamkan modal di Indonesia, sekaligus menyiapkan lebih banyak lapangan kerja bagi warga negara Indonesia,” ungkap Pingkan.


Realisasi investasi di semester I menunjukkan hasil yang positif yang juga perlu terus dijaga. Angka kenaikan realisasi investasi pada semester I tahun ini menunjukkan trend yang positif, sekaligus membuktikan bahwa pemerintah benar-benar berupaya menjaga iklim investasi agar tetap kondusif di tengah pergolakan ekonomi global.


Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyampaikan bahwa peningkatan pada realisasi investasi ini juga berbanding lurus dengan realisasi penyerapan Tenaga Kerja Indonesia. Untuk periode Januari – Juni 2019 tercatat berhasil menyerap sebanyak 490.715 orang yang terdiri dari 239.067 orang pada proyek Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan 251.648 orang pada proyek Penanaman Modal Asing (PMA).


Arus investasi yang masuk pada kuartal kedua tahun ini mengalami peningkatan 2,8% dari kuartal sebelumnya dengan nilai realisasi yang mencapai angka Rp 200,5 triliun pada kuartal kedua. Sedangkan realisasi investasi semester pertama tahun 2019 mencapai Rp 395,6 triliun. Adapun nilai realisasi investasi tersebut terdiri atas realisasi PMDN sebesar Rp 182,8 triliun dan realisasi PMA sebesar Rp 212,8 triliun pada periode yang sama, masing-masing mengalami kenaikan sebesar 16,4 % dan 4,0% year-on-year.

Contact

+62 21 227 69 233

Jalan Terogong Raya No. 6B 

Cilandak

Jakarta Selatan 12430

Indonesia

follow US!
  • Facebook Social Icon
  • Twitter Social Icon
  • Instagram Social Icon
  • YouTube Social  Icon
Center for Indonesian Policy Studies is officially registered
under the name Yayasan Cipta Sentosa 

© 2019 Center for Indonesian Policy Studies